0

Review Film: 'Underworld: Blood Wars' (2016)

Seperti biasa, plotnya tak relevan dimana poin plot hanya bertujuan untuk menghadirkan adegan aksi, tapi tetap saja, film ini masih memberikan kita terlalu banyak eksposisi.

"I am finished with this war."
— Selene
Pertanyaan kilat: apa anda ingat persisnya cerita dari empat film Underworld sebelumnya? Jika iya, maka Underworld: Blood Wars adalah suguhan yang tepat bagi anda. Anda pasti mengerti semua mitologinya dan ini adalah sekuel yang layak anda dapatkan. Namun jika tidak, anda sama seperti saya; kita takkan melewatkan banyak hal. Cukup ingat saja premis ini: Underworld adalah film mengenai peperangan antara vampir dan manusia serigala alias lycan; Twillight versi gothic tanpa romansa galau.

Jika sudah menonton satu film Underworld, anda sudah melihat semuanya. Pada dasarnya, film-film dari franchise ini punya cerita yang mirip. Yang membedakan hanyalah katalis yang menyebabkan terjadinya perang abadi antara dua ras yang entah kenapa belum juga punah, padahal mereka sudah saling bunuh-bunuhan selama ribuan tahun. Asumsi saya, mereka rajin bereproduksi.


Katalis kali ini adalah darah dari karakter utama kita, sang vampir Selene (Kate Beckinsale) —sekarang anda tahu kenapa judulnya "Perang Darah"— yang diperebutkan oleh pihak vampir dan lycan demi tujuan masing-masing. Seperti biasa, plotnya tak relevan dimana poin plot hanya bertujuan untuk menghadirkan adegan aksi, tapi tetap saja, film ini masih memberikan kita terlalu banyak eksposisi.

Setelah diingatkan kembali dengan apa yang terjadi pada Selene dalam 4 film melalui adegan flashback, kita mengetahui bahwa ia adalah seorang buron dan anaknya, Eve sedang berada dalam persembunyian. Krisis perang membuat seorang tetua vampir, Semira (Lara Pulver) berusaha menyakinkan dewan vampir agar mengampuni Selene dan memberinya pekerjaan untuk melatih vampir muda dalam melawan lycan.

Untuk membujuk Selene, Semira mengutus David (Theo James) dengan dukungan dari ayahnya, Thomas (Charles Dance). Selene setuju dan melihat ini sebagai peluang untuk membersihkan namanya. Namun ada banyak pihak yang punya agenda pribadi. Ada rekan yang berubah menjadi musuh, atau lawan yang berubah menjadi kawan dan saya tak bisa mengingat dengan baik motif mereka masing-masing. Jadi saya hanya akan mencantumkan pihak-pihak yang terlibat: Varga (Bradley James) dan Alexia (Daisy Head) yang merupakan kaki tangan Semira; Marius (Tobias Menzies), pemimpin lycan; Lena (Clementine Nicholson), pejuang vampir dari Nordic Coven dan entah ada siapa lagi. Ceritanya berubah arah setiap waktu melalui twist tanpa momentum seolah ia berjalan secara autopilot. Hal terakhir yang anda tahu, perang besar terjadi antara vampir dengan lycan.

Adegan puncak ini kolosal, atau begitulah setidaknya yang saya kira mengingat saya tak bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi, bukan hanya karena pencahayaannya yang minim tapi juga karena gerakan kameranya yang begitu cepat. Editing-nya selincah Beckinsale yang masih terlihat seksi dan berbahaya dalam balutan lateks hitam, dengan quick cut dan selipan flashback yang benar-benar "flash" (kilat). Ada sedikit yang mengganjal; markas tetua vampir katanya bertahan kokoh selama ratusan tahun tapi entah kenapa lycan tak begitu kesulitan menyerbunya saat adegan puncak, tampaknya lebih gampang daripada penjarahan minimarket saat demo 4/11. Oh, dan tak ada satupun manusia normal yang tampak disini. Mungkinkah mereka berperang di dimensi paralel?

Film ini menjadi debut layar lebar bagi Anna Foerster yang sebelumnya lebih eksis di dunia televisi. Setidaknya ia "berhasil" menjaga agar citarasa film ini tetap sama dengan film-film sebelumnya. Ia mungkin bisa menyuruh agar kru efek spesial bekerja lebih tekun lagi karena CGI-nya terlihat murahan dan lebih buruk dibanding instalasi sebelumnya. Atau bisa juga memecat mereka. ■UP

Follow Ulasan Pilem di twitter: @ulasanpilem
Kunjungi Ulasan Pilem di facebook: facebook.com/ulasanpilem

'Underworld: Blood Wars' |
|

IMDb | Rottentomatoes
91menit | Remaja - BO

Sutradara Anna Foerster
Penulis Cory Goodman, Kyle Ward
Pemain Kate Beckinsale, Theo James, Tobias Menzies
BAGIKAN

0 komentar:

Post a Comment

Back to Top