0

Jurus Pamungkas Thanos di ‘Avengers: Infinity War’ Kini Punya Nama Resmi

Jurus pamungkas Thanos yang mengubah targetnya jadi butiran debu di 'Avengers: Infinity War' akhirnya mendapatkan nama resmi dari Marvel, yang terdengar sangar.

Mendekati akhir Avengers: Infinity War, Thanos berhasil mengumpulkan seluruh Infinity Stones dan mewujudkan ambisinya untuk menghancurkan separuh alam semesta demi mengembalikan keseimbangan. Lebih dari itu, kekuatan Infinity Stones juga membuat Thanos tak terkalahkan, hingga villain ini mampu membunuh banyak anggota The Avengers hanya dengan satu jentikan jari. Sejak saat itu, jurus pamungkas Thanos yang mengubah targetnya jadi butiran debu ini kerap dijuluki “Deadly Snap”. Kini jurus tersebut akhirnya mendapatkan nama resmi dari Marvel yang terdengar lebih sangar.

Studio sendiri baru saja merilis buku Avengers: Infinity War: The Cosmic Quest Volume Two: Aftermath karya Brandon T. Snider, yang menyoroti implikasi dari ending Infinity War. Dalam salah satu bagian, diceritakan bahwa mereka yang berhasil selamat dari serangan Thanos di muka Bumi, menjuluki jentikan jari ini “The Decimation”. Sebuah nama yang tepat untuk mewakili jurus Thanos, mengingat jurus pemusnah ini ia gunakan untuk aksi destruktifnya yang bertujuan mengurangi “beban berlebih”, yang dalam pandangan Thanos, bisa merusak keseimbangan alam semesta.

Selain itu, The Decimation juga dapat merefleksikan kecenderungan Thanos untuk membinasakan siapapun dan apapun yang menghalangi rencana sintingnya, selepas ia punya kekuatan dahsyat dari Infinity Stones. Namun di sisi lain, belakangan dijelaskan bahwa kekuatan mutlak ini juga membuat Thanos kurang waspada, sehingga wajar apabila ia sengaja membiarkan beberapa Avengers tetap hidup, salah satunya Tony Stark. Dengan otak jenius dan peralatannya yang canggih, seorang Stark pastinya tak kekurangan akal dalam menemukan cara efektif menghadapi Thanos. Nantinya perjuangan Stark dan para superhero lainnya yang masih hidup akan kembali berlanjut di Avengers 4, yang akan dirilis 3 Mei 2019.

Follow Ulasan Pilem di twitter: @ulasanpilem
Kunjungi Ulasan Pilem di facebook: facebook.com/ulasanpilem

0 komentar:

Post a Comment

Back to Top