0

Teori ‘Avengers: Endgame’ Soroti Efek Tak Terduga Jurus Thanos

Pasca perilisan trailer perdana ‘Avengers: Endgame’, muncul teori baru yang menjelaskan lebih jauh efek The Decimation yang pernah tak kita duga sebelumnya.

Jika kita kembali mengingat ending Avengers: Infinity War, Thanos berhasil membinasakan banyak anggota Avengers hanya dengan satu jentikan jari. Namun alih-alih terluka parah, jurus Thanos yang dinamai The Decimation ini justru mengubah targetnya jadi butiran debu sebelum akhirnya hilang tak berbekas.

Terlepas dari pernyataan penulis Chris Markus bahwa kematian di Infinity War benar adanya, tak sedikit fans yang berasumsi bahwa karakter yang “dibunuh” Thanos dengan The Decimation sebenarnya masih hidup. Kini pasca perilisan trailer perdana Avengers: Endgame, dimana para anggota Avengers yang selamat terlihat sedang terpuruk, muncul teori baru yang menjelaskan lebih jauh efek The Decimation yang pernah tak kita duga sebelumnya.

Menurut teori user Reddit yang dikutip Comicbook.com, korban Thanos yang menjadi butiran debu sebenarnya bukan tewas, melainkan dikrim ke “dunia alternatif” sehingga Thanos bisa memecahkan masalah ledakan populasi di alam semesta tanpa harus menghilangkan nyawa. Nah, seiring dunia kini terbagi menjadi dua, dikatakan Alam Kuantum – yang diperkenalkan di film-film Ant-Man – menjadi “jembatan” antara dunia asli dengan dunia alternatif. Oleh sebab itu, Ant-Man – yang punya kemampuan untuk memasuki Alam Kuantum – diyakini berperan penting dalam menyatukan kembali tim Avengers seperti sedia kala.

Meski teori ini hanya sebatas spekulasi saja, tak bisa dipungkiri penjelasannya cukup logis dan mudah dipahami. Bahkan teori Alam Kuantum ini terdengar lebih simpel, jika dibandingkan teori time travel yang sempat beredar tak lama pasca Infinity War tayang. Namun ada kekurangan yang patut disorot dari teori Alam Kuantum ini jika terbukti akurat.

Pertama, ia jelas akan menurunkan kesan sadis Thanos karena ia rupanya bukan membunuh separuh makhluk hidup di alam semesta, tapi hanya “memisahkan” mereka dari dunia aslinya. Kedua dan yang paling disayangkan, teori ini akan membuat ending emosional Infinity War berakhir percuma dan kurang mengena. Belum lagi jika nanti ada kritik yang menganggap, Marvel telah melakukan trik kematian palsu dengan kembali memunculkan karakter yang dianggap sudah gugur. Bagaimanapun, di sisi lain, teori ini juga punya keuntungan tersendiri, karena memungkinkan superhero favorit Marvel kembali beraksi di film Phase 4.

Rencananya Avengers: Endgame akan dirilis 3 Mei 2019.

Follow Ulasan Pilem di twitter: @ulasanpilem
Kunjungi Ulasan Pilem di facebook: facebook.com/ulasanpilem

0 komentar:

Post a Comment

Back to Top