0

Spider-Man Versi Jepang Berpotensi Muncul di Sekuel ‘Into the Spider-Verse’

Di tengah perilisan ‘Spider-Man: Into the Spider-Verse’ yang hingga kini masih tayang di bioskop, Phil Lord membuat pernyataan yang menarik perhatian fans tokusatsu.

Seolah menjadi oase dalam franchise Spider-Man, Spider-Man: Into the Spider-Verse diakui sebagai film Spidey yang tampil beda, dan memberikan sensasi yang tak pernah kita rasakan sebelumnya dalam menonton aksi sang manusia laba-laba. Kualitas jempolan Into the Spider-Verse tentunya tak lepas dari ide kreatif Phil Lord dan Chris Miller yang dengan lihai mengkombinasikan visual unik dan cerita berkesan. Di tengah perilisan Into the Spider-Verse yang hingga kini masih tayang di bioskop, Lord pun membuat pernyataan yang menarik perhatian fans tokusatsu.

Saat menanggapi permintaan netizen di Twitter, Lord memberi sinyal kuat bahwa ia akan menghadirkan Spider-Man versi Jepang di sekuel Into the Spider-Verse. Namun kemunculan “Supaidaman” diakui Miller punya satu syarat, yakni pendapatan domestik Into the Spider-Verse harus menembus $200 juta. Sedangkan menurut update terakhir, di minggu keduanya Into the Spider-Verse telah mendulang $104 juta di Amerika. Melihat banyaknya reaksi bernada positif di media sosial, jumlah penonton Into the Spider-Verse diprediksi bisa terus bertambah, sehingga peluang filmnya untuk memenuhi target Miller masih terbuka lebar. Di luar itu, pendapatan global Into the Spider-Verse sudah mencapai $213.7 juta.

Bicara soal Spider-Man Jepang, ia dketahui punya identitas dan asal-usul yang berbeda dari versi Marvel. Bernama asli Takuya Yamashiro yang seorang pembalap motor, kekuatan super Spider-Man ini berasal dari ksatria terakhir Planet Spider, Garia, yang menyuntikkan sebagian darahnya ke tubuh Takuya. Uniknya, Spider-Man yang satu ini juga punya robot raksasa bernama Leopardon yang ia gunakan untuk melawan monster. Kisah Spider-Man Jepang dalam membasmi kejahatan ini hadir dalam bentuk serial produksi Toei Company, yang terdiri dari 41 episode dan tayang mulai Mei 1978 hingga Maret 1979.

Sementara itu, Into the Spider-Verse menyoroti aksi gabungan para Spider-Man dari beragam iterasi, mulai dari Spider-Man Peter Parker, Spider-Man Miles Morales, Spider-Gwen, Spider-Noir, Spider-Ham hingga SP//dr. Mendekati perilisan filmnya, Sony dikabarkan mulai mengembangkan sekuelnya, dimana Morales diplot sebagai karakter sentral. Tak hanya sekuel, studio juga menggodok spin-off yang akan menampilkan para heroine dari semesta Spider-Man, dan diyakini akan mengusung Spider-Gwen sebagai karakter utama. Beberapa heroine yang berpeluang mendampingi Spider-Gwen antara lain Spider-Woman, Madame Web, Spider-Girl dan Silk. Belum ada kabar lebih lanjut soal kapan sekuel dan spin-off Into the Spider-Verse akan diproduksi.

Follow Ulasan Pilem di twitter: @ulasanpilem
Kunjungi Ulasan Pilem di facebook: facebook.com/ulasanpilem

0 komentar:

Post a Comment

Back to Top