0

Spider-Man Terpaksa Keluar dari Tim Avengers

Siapa sangka konflik bisnis punya kekuatan yang lebih dahsyat daripada Thanos?

Menyusul tragedi di Avengers: Infinity War, Spider-Man lenyap untuk kedua kalinya dari tim Avengers. Bukan gara-gara megavillain hebat sekelas Thanos melainkan karena perseteruan bisnis antara Sony dengan Disney. Dalam satu jentikan jari, kerja sama yang terjalin untuk mengintegrasikan karakter yang haknya dipegang Sony ini ke dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) yang dipunyai Disney, lenyap menjadi debu.

Dilansir dari Deadline, Sony memutuskan untuk mengambil kembali superhero mereka dari campur tangan Disney. Mereka berencana untuk melanjutkan franchise Spider-Man tanpa keterlibatan Disney, Marvel Studios, atau mega-produser Kevin Feige. Keputusan ini dibuat setelah Sony dan Disney tak bisa menemukan kata sepakat soal masa depan Spider-Man.

Kabarnya, ini adalah kasus klasik soal rebutan kue. Setelah kesuksesan besar pengenalan ulang Spider-Man yang diperankan Tom Holland lewat 3 film MCU sekaligus pencapaian film terbarunya, Spider-Man: Far from Home yang berhasil menjadi film terlaris sepanjang masa bagi Sony, Disney diberitakan ingin kompensasi lebih banyak. Konon, di kesepakatan awal Disney mendapat bagian 5% saja. Setelah semua kesuksesan tadi, mereka minta naik gaji menjadi 50%.

Disney ingin dapat kue lebih banyak karena mereka merasa peran mereka lebih besar. Sony tak mau kehilangan kue lebih banyak karena jarang-jarang mendapatkan kue sebesar ini. Pihak Sony yang diwakili oleh Tom Rothman menawarkan angka lain, yang tentunya lebih kecil. Sayangnya, angka ini barangkali tak bisa dikompromikan sehingga akhirnya negosiasi ditutup tanpa kata sepakat.

Ini adalah kabar buruk buat semua orang. Sekarang, penggemar tak lagi bisa melihat Spider-Man beraksi bersama para Avenger sebagaimana di versi komik. MCU kehilangan satu superheronya yang paling ikonik (dan kabarnya merupakan favorit tersendiri buat Feige). Pengganti ada banyak tapi tak ada yang seperti Spider-Man. Sementara itu, Sony berpotensi kehilangan sebagian fanbase mengingat betapa terintegrasinya dua film Spider-Man terbaru mereka dengan MCU.

Bagaimana Sony akan melanjutkan film Spider-Man mereka? Kabar awal menyebutkan bahwa mereka sudah menjalin kontrak menggandeng Tom Holland dan sutradara Jon Watts untuk dua film Spider-Man berikutnya. Namun update terbaru menyebutkan bahwa keterlibatan Watts rupanya belum pasti.

Menanggapi hal ini, Sony memberikan klarifikasi via Hollywood Reporter yang mengindikasikan bahwa yang mencabut kata sepakat adalah Disney. "Sebagian besar berita yang berseliweran saat ini, salah kaprah soal keterlibatan Kevin Feige. Kami kecewa, tapi memutuskan untuk menghormati keputusan Disney untuk tak melibatkan Feige sebagai produser bagi film Spider-Man berikutnya."

Lebih jauh, Sony mencoba mendinginkan situasi dengan bilang bahwa ini bukan soal tawar menawar porsi kue, melainkan karena jadwal Feige yang sudah sangat sesak, khususnya sejak X-Men bergabung ke dalam MCU pasca akuisisi Fox. "... kami mengerti tanggung jawab baru yang diembankan Disney kepadanya —termasuk properti Marvel yang baru diakuisisi— yang membuatnya tak punya waktu untuk mengerjakan properti yang tak dimiliki [langsung] oleh mereka."

Tanpa MCU, film Spider-Man nantinya bisa jadi payah. Bisa juga tidak. Yang jelas, Spider-Man bukan lagi anggota Avengers. Kabar baiknya, ia sekarang boleh muncul di film-film Venom dkk. ■UP

Follow Ulasan Pilem di twitter: @ulasanpilem
Kunjungi Ulasan Pilem di facebook: facebook.com/ulasanpilem

0 komentar:

Post a Comment

Back to Top